Jumat, 13 Juni 2014

Proposal Penelitian Ilmiah


"Perancangan Sistem Informasi Inventori Barang di CV.Shogun Photography"

1.1.                 Latar Belakang

            Teknologi informasi semakin pesat dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan  keefektifan kerja sebuah  perusahaan. Salah satu contohnya yaitu teknologi informasi dimanfaatkan untuk menginventarisasi data barang perusahaan. Penggunaan sistem yang terkomputerisasi akan lebih banyak menghemat waktu, tidak menyita banyak tenaga, dan menghasilkan keakuratan penyajian data.
            CV. Shogun Photography adalah perusahaan di Kota Bogor yang bergerak dibidang production house serta penyewaan alat shooting, dan dengan jumlah barang kurang lebih 200 item. CV. Shogun Photography  melakukan transaksi penyewaan barang sekitar 18 customer setiap bulannya, sementara CV. Shogun Photograhpy masih belum memiliki sistem pengolahan data barang, hal ini dapat menimbulkan beberapa potensi permasalahan terhadap transaksi penyewaan barang dengan jumlah customer yang cukup banyak, seperti sulitnya mengetahui stok barang, hilangnya data barang, hilangnya data pelanggan, keterlambatan dalam pembuatan laporan, dan tidak terdata keluar masuknya barang. Sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kinerja dan lalu-lintas penerimaan informasi.
            CV. Shogun Photography selama ini dalam proses pengolahan barang masih dilakukan secara manual oleh karena itu perlu adanya program bantu yang terintegrasi dengan database dan dapat membuat laporan persediaan dan penyewaan barang secara langsung saat dibutuhkan. Hal ini menjadi alasan utama untuk membuat laporan kerja praktik dengan judul “PERANCANGAN SISTEM INFORMASI INVENTORI BARANG DI CV. SHOGUN PHOTOGRAPHY”.

1.2.                 Batasan Masalah

         Untuk mencapai tujuan penelitian, maka diperlukan batasan masalah yang meliputi : (a) Sistem informasi yang dibangun, merupakan online desktop application (terhubung dengan jaringan local atau internet). (b) Sistem informasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan menggunakan database Mysql.

1.3.                 Tujuan Penelitian

               Tujuan penelitian perancangan sistem informasi inventori barang di CV. Shogun Photography adalah belum adanya sistem informasi inventori barang berbasis web, Pendataan barang dan pembuatan laporan masih dilakukan dengan menggunakan Microsoft Office Excel sehingga data yang tersimpan belum terintegrasi dalam Database melainkan dalam bentuk file-file sehingga data-data yang disimpan tidak terorganisir dengan baik.

1.4.                 Metode Penelitian

Metode penelitian yang akan dilakukan terutama adalah melakukan survai dan pemantauan sistem yang selama ini dilaksanakan di CV.Shogun Photography. Selain itu penulis juga melakukan perancangan web dan database untuk diterapkan dalam sistem inventori barang berbasis web.

1.5.                 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan yang digunakan dalam laporan ini terbagi menjadi 5 bab, yaitu pendahuluan, landasan teori,gambaran penerapan teknologi informasi, pendalaman khusus salah satu sistem informasi inventori, penutup.
BAB 1             PENDAHULUAN
Berisi uraian tentang latar belakang, masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat, perumusan masalah dan sistematika penulisan.
BAB 2             LANDASAN TEORI
Berisi penjelasan singkat konsep-konsep yang mendukung pengembangan sistem, meliputi konsep dasar, desain sistem basis data dan distribusi data, dan sistem keamanan data secara elektronik.
BAB 3             GAMBARAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI
Berisi penjelasan tentang profil perusahaan dan struktur organisasi di perusahaan, tata ruang komputer, pendingin udara ruang komputer, sistem keamanan data secara fisik. Dan menjelaskan tentang identifikasi masalah, dan analisa kebutuhan.
BAB 4             PENDALAMAN KHUSUS SISTEM INVENTORI          
Berisi penjelasan tentang tahapan pekerjaan proyek sistem, beban pekerjaan sistem informasi, analisa proyek sistem, manajemen resiko, metode yang digunakan, testing, dokumentasi dan perawatan sistem.
BAB 5             PENUTUP
Berisi kesimpulan yang berkaitan dengan sistem yang dibangun dan saran-saran untuk pengembangan sistem lebih lanjut.

DAFTAR PUSTAKA

[1]        SAROSA, Samiaji, Sistem Informasi Akuntansi, Grasindo,   Yogyakarta, 2009.
[2]        KADIR, Abdul , Pengenalan sistem informasi. Andi, Jakarta, 2011.
[3]    PRANATA, Anton Budi, Aplikasi Excel dalam Mengolah Data Transaksi dan Laporan Penjualan,  PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 2006.
[4]    ZIMMER, Thomas W, Norman M. Scarborough dan Doug Wilson, Essentials of  Entrepreneurship and Small Bussines Management, Salemba Empat,  jakarta, 2008.
[5]     KROENKE, M David, Database Processing dasar dasar,Desain &Implementasi, Erlangga, Jakarta, 2004.

Jumat, 02 Mei 2014

Resensi Film Soekarno



Ceritanya sendiri seperti ‘buku sejarah’ belaka. Penggambaran mengenai kehidupan Soekarno terkait dengan masa perjuangan pra-kemerdekaan Indonesia. Adegan dimulai dengan situasi di tahun 1934 saat serdadu marsose pemerintah kolonial Belanda Dutch East Indies menangkap Soekarno dan beberapa rekannya yang tengah berada di rumah Ketua PNI (Partai Nasional Indonesia) Jawa Tengah, dokter Sujudi.
Adegan lantas flash-back ke masa kecil Soekarno, dimana saat itu ia yang masih bernama Kusno sakit-sakitan. Ayahnya Raden Soekemi Sosrodihardjo sampai menjalankan ‘laku tirakat’, tidur di bawah ranjang anak lelakinya. Tujuannya adalah agar penyakit itu ‘pindah’ ke tubuhnya. Akhirnya menurut kepercayaan Jawa, nama Kusno dipandang tidak cocok bagi anak itu. Dengan upacara ‘ruwatan’, maka ia pun diganti namanya menjadi Soekarno. Nama ini terinspirasi dari nama tokoh Kurawa yang sesungguhnya berhati mulia, Adipati Karna.
Cerita maju terus ke masa kecil Soekarno yang sempat menjalin “cinta monyet” dengan seorang gadis cilik Belanda bernama Mien Hessel. Namun, justru di sinilah rasa nasionalismenya tumbuh saat ia diusir oleh ayah Mien karena dianggap tidak sederajat. Ketika ia mengikuti rapat-rapat Sarekat Islam yang dipimpin oleh bapak kost-nya Hadji Oemar Said Tjokroaminoto (HOS Cokroaminoto) ia makin tertarik pada ide kebangsaan. Soekarno muda pun mulai belajar berpidato sendirian di kamarnya. Segera, di usia 24 tahun ia telah mulai berpidato di berbagai tempat.
Beranjak dewasa, Soekarno mulai aktif di politik. Ia mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) sebagai basis organisasinya bersama sejumlah rekan, termasuk Gatot Mangkoepradja. Ia kemudian ditangkap dengan tuduhan menghasut dan berhaluan komunis.
Ia, Gatot, dan dua rekan lainnya dipenjara di Banceuy, Bandung. Di saat inilah ia kemudian menyusun pledooi (pembelaan)-nya yang terkenal: “Indonesia Menggugat”. Soekarno tetap dijatuhi hukuman penjara empat tahun, namun dua tahun kemudian dibebaskan. Terutama karena gejolak di dalam negeri Belanda sendiri yang mengecam hukuman itu sebagai bertentangan dengan kemanusiaan dan demokrasi.
Soekarno kembali ke politik, tapi kemudian ditangkap lagi dan lantas diasingkan ke Ende, lalu dipindahkan ke Bengkulu. Karena tidak memiliki podium dan massa, maka Soekarno memilih menjadi guru relawan di sekolah Muhammadiyah. Di sinilah ia kemudian jatuh hati pada salah satu muridnya, anak tokoh lokal Hassan Din. Namanya: Fatmawati. Padahal, saat itu Soekarno masih beristrikan Inggit Garnasih, istri keduanya setelah menceraikan istri pertamanya Siti Oetari.
Di saat ‘galau’ dengan masalah rumah tangganya, terutama karena Inggit belum mampu memberikan anak, ekskalasi politik memanas. Perang Dunia II mencapai Asia dengan masuknya Jepang ke dalam kancah perang dengan membom pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii. Jepang memberikan istilah sendiri untuk Perang Dunia II di teater Pasifik sebagai “Perang Asia Timur Raya”. Kekuatan Jepang dengan cepat melumpuhkan satu demi satu negara di Asia, terutama di Asia Timur dan Tenggara. Indonesia yang waktu itu dikuasai Belanda ikut jatuh, menyusul kalahnya Amerika Serikat dan Inggris di Singapura dan Filipina.
Pasukan Belanda pimpinan Letnan Kolonel Hoogeband yang berpangkalan di Bengkulu sempat akan memindahkan Soekarno ke Jawa untuk kemudian akan diungsikan ke Australia. Tapi terlambat karena Jepang keburu mendarat. Terjadi kekacauan, perampokan dan penjarahan terutama terhadap orang-orang Belanda dan keturunan Tionghoa. Beberapa petinggi tentara Belanda di sana kemudian dieksekusi oleh tentara Jepang. Soekarno sendiri digambarkan sempat menyelamatkan pedagang Tionghoa yang dirampok oleh tentara Jepang.
Berbeda dengan Belanda, Jepang bersikap baik kepada Soekarno. Ia dibawa kembali ke Jawa. Tujuan Jepang adalah memanfaatkan Soekarno untuk menarik hati rakyat agar mendukung program 3 A: Jepang Cahaya Asia, Jepang Sahabat Asia, Jepang Pelindung Asia. Ini adalah program propaganda perang negeri matahari terbit itu. Apalagi ia sempat diperbolehkan membentuk PETA (PEmbela Tanah Air) dan PUTERA (PUsat TEnaga Rakyat), serta mengibarkan bendera merah-putih dan menyanyikan Indonesia Raya di seluruh Jawa. Tapi, Soekarno sedih karena Jepang malah menggunakannya untuk mencari tenaga kerja paksa romusha. Di film ini digambarkan bahwa foto Soekarno sedang menjadi ‘mandor’ memang sengaja dibuat Jepang sebagai alat propaganda.
Walau begitu, Soekarno merasa bisa memanfaatkan situasi ini untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sutan Sjahrir keras menolak, untung ada Mohammad Hatta yang bijak menjadi penengah. Akhirnya disepakati dua jalan, Soekarno dan Hatta mencari peluang kooperasi dengan pemerintah Dai Nippon, sedangkan Sutan Sjahrir memimpin kelompok pemuda berada di garis keras.

Di tengah situasi genting, Soekarno mengalami masalah rumah tangga. Ia ingin menikahi Fatmawati, tapi tidak mau menceraikan Inggit. Masalahnya, Inggit tidak mau dimadu dan Fatmawati sudah dilamar orang lain. Akhirnya, Inggit mengalah dan meminta diceraikan. Soekarno pun menikahi Fatmawati dan tak lama kemudian istrinya itu hamil. Soekarno pun tak lama kemudian digembirakan dengan lahirnya putra pertamanya, yang diberi nama Guntur Soekarnoputra.
Tanpa diduga, Amerika Serikat yang gusar pada kekalahan di Pearl Harbour menggunakan jalan pintas yang kejam untuk mengakhiri perang: menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Jepang menyerah kalah. Siaran radio luar negeri yang dilarang berhasil didengarkan oleh beberapa tokoh, terutama Sjahrir. Ia membujuk Soekarno dan Hatta agar mengabaikan janji kemerdekaan dari Jepang, yang rencananya akan diadakan pada tanggal 22 Agustus 1945. Soekarno yang sempat diberikan penghargaan langsung oleh Kaisar Jepang Hirohito –yang bahkan rela turun dari singgasana untuk menyalami Soekarno, suatu hal yang amat sangat langka karena ia dianggap dewa di negerinya- masih mempercayai Jepang.
Saat Soekarno, Hatta, Sjahrir dan beberapa tokoh ‘tua’ masih mempertimbangkan beberapa hal, kelompok pemuda bergerak. Mereka menculik Soekarno, Hatta dan Fatmawati ke Rengasdengklok pada 15 Agustus 1945. Sjahrir terkejut dan marah. Meski berbeda pendapat dengan Soekarno-Hatta, ia menyatakan kedua tokoh itu sangat penting bagi pergerakan kemerdekaan. “Dua-tiga Sjahrir pun tak akan bisa menggantikan Soekarno!” katanya. Ia pun mendesak para pemuda untuk mengembalikan keduanya ke Jakarta.
Sesampai di Jakarta, Laksamana Tadashi Maeda melaksanakan janji samurainya setelah dalam pertemuan sebelumnya sempat disindir Hatta. Ia meminjamkan rumahnya sebagai tempat merumuskan naskah proklamasi. Bahkan, tokoh-tokoh pergerakan sudah dikumpulkan sebelumnya dan menyambut Soekarno-Hatta saat tiba di rumah Maeda. Akhirnya, diputuskan tiga orang untuk menyusun naskah proklamasi: Soekarno, Hatta dan Ahmad Soebardjo .
Ketika naskah itu selesai ditulis tangan, Sayuti Melik ditugaskan mengetiknya. Suasana tegang terasa, terutama karena kuatir tentara Jepang akan ikut campur. Tapi karena jaminan Maeda, semua lancar dan aman. Esok paginya, Hatta pulang dulu untuk sahur, mandi dan berganti pakaian. Dalam film tidak digambarkan, tapi saat itu bulan Ramadhan. Soekarno yang kelelahan demam. Ia diperiksa dr. Soeharto. Tapi saat Bodancho PETA Latief Hendraningrat melapor semua sudah siap, Soekarno menolak membacakan proklamasi tanpa Hatta. Ketika akhirnya Hatta datang, acara pun dimulai dengan sambutan singkat dari Soekarno yang dilanjutkan pembacaan naskah proklamasi dan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya. Beberapa malam sebelumnya, Fatmawati yang sedang mengandung menjahit sendiri dengan tangan bendera pusaka itu. Bendera nasional pertama yang dikibarkan di era Indonesia merdeka.
Kemerdekaan Indonesia disambut, peran Soekarno terus berlanjut. Dan bangsa ini terus memantapkan diri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Soekarno akan selamanya dikenang sebagai Bapak Bangsa yang telah membawa Indonesia mencapai kemerdekaannya.