Jumat, 02 Mei 2014

Curriculum Vitae



Curriculum Vitae adalah deskripsi tertulis tentang pengalaman kerja anda, latar belakang pendidikan dan keterampilan. Juga disebut CV, atau hanya vitae, itu lebih rinci dari resume dan umumnya digunakan oleh mereka yang mencari pekerjaan di luar AS dan Australia. Sebuah curriculum vitae juga digunakan oleh seseorang mencari pekerjaan akademis, yaitu di college atau universitas.
Ada beberapa perbedaan antara curriculum vitae dan resume. Sebuah curriculum vitae adalah lebih lama ( hingga dua atau lebih halaman ), lebih sinopsis rinci latar belakang dan keterampilan. Sebuah CV berisi pengungkapan latar belakang pendidikan anda dan akademis serta pengalaman pengajaran dan penelitian, publikasi, presentasi, penghargaan, kehormatan, afiliasi dan rincian lainnya. Sebagai dengan resume, anda mungkin perlu berbagai versi CV untuk berbagai jenis posisi.
Seperti resume, daftar riwayat hidup harus menyertakan nama anda, informasi kontak, pendidikan keterampilan dan pengalaman. Selain dasar - dasar, CV termasuk penelitian dan pengalaman mengajar, publikasi, hibah dan beasiswa, asosiasi profesi dan lisensi, penghargaan dan informasi lainnya yang relevan dengan posisi yang anda lamar. Mulailah dengan membuat daftar semua informasi latar belakang anda, kemudian mengaturnya ke dalam kategori. Pastikan anda menyertakan tanggal pada semua publikasi yang anda masukkan.
Fungsi Curriculum Vitae
CV berguna untuk melamar pekerjaan , untuk memenuhi persyaratan dalam usulan penelitian ( sebagai pemimpin proyek ) ,untuk melanjutkan pendidikan dan sebagainya . Sesuai dengan kegunaannya dan maksud pembuatannya , maka vitae bukan semata-mata berisi data pribadi . Vitae itu mementingkan perincian tentang ‘apa’ dan’siapa’ anda , jadi mencakup kepribadian anda .
Curriculum Vitae (CV) adalah sebuah dokumen yang menjelaskan secara ringkas menggambarkan siapa diri Anda , apa yang telah Anda lakukan di masa lalu, apa relevansi pengalaman Anda terhadap pekerjaan yang sedang dilamar, serta apakah Anda orang yang tepat atau tidak untuk dipilih diantara kandidat lainnya . Oleh sebab itu , selain isinya harus lengkap , singkat , dan jelas , juga harus berpenampilan yang menarik . Namun , perlu diingat bahwa vitae itu harus bersifat ilmiah yaitu tidak emotif .
Struktur umum curriculum vitae
1). Data Pribadi
Bagian ini berisi nama, alamat, email, handphone dan identitas pribadi lainnya. Jangan lupa menyertakan nomor kontak atau email Anda karena itu adalah satu-satunya cara rekruter bisa menghubungi Anda kembali jika sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Jangan sampai semua orang terkesima dengan CV Anda tapi tidak bisa menghubungi untuk proses selanjutnya.
2). Pendidikan
Bagian ini menjelaskan background pendidikan dan hubungannya dengan pekerjaan yang dituju. Ada orang yang membuat CV menjelaskan dari TK, SD, SMP sampai perguruan tinggi. Hal ini tidak salah namun dalam banyak hal tidak terlalu relevan. Hal yang mungkin penting adalah pendidikan dari SMU ke atas termasuk jika ada pendidikan non formal khusus yang Anda ikuti. Anda bisa memasukkan item pendidikan yang lebih rendah hanya jika menurut Anda punya relevansi khusus atau ada informasi tertentu yang ingin disampaikan.
3). Pengalaman Kerja
Ini adalah bagian yang paling dilihat oleh rekruter. Pengalaman kerja memberikan gambaran apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau masih terbatas. Rekruiter juga bisa menentukan apakah kandidat dapat segera menyesuaikan diri di organisasi yang baru atau apakah dia butuh penyesuaian yang panjang. Karenanya bagian ini harus jelas menunjukkan apa yang Anda kerjakan, nama perusahaan yang tempat kerja sebelumnya, apa yang Anda lakukan di sana.
4). Skill Yang Dimiliki
Kadangkala Anda perlu menjelaskan dalam CV skill apa saja yang telah dimiliki sebagai proses belajar maupun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya. Seringkali orang menulis skill ini secara singkat seperti: mampu berkomunikasi dengan baik, dapat bekerja dalam tim, cepat belajar hal yang baru. Penjelasan seperti itu tidak memberikan nilai tambah karena semua kandidat juga melakukan hal yang sama.
5). Training Yang Pernah Diikuti
Anda perlu memasukkan daftar training yang pernah diikuti sebelumnya untuk memberi gambaran sejauh mana Anda telah berkembang dan wawasan apa saja yang sudah dimiliki. Jangan masukkan semua training karena jumlahnya akan sangat panjang. Pilih yang relevan dan sesuai dengan target pada organisasi yang dituju.
6). Prestasi
Ini adalah bagian yang penting disamping Pengalaman Kerja yang menjelaskan keunikan sebagai individu sekaligus pencapaian di bidang tertentu. Anda bisa menjelaskan secara singkat prestasi di pekerjaan, pendidikan ataupun dalam bidang kemasyarakatan lainnya.
7). Kegiatan Kemasyarakatan
Selain hal-hal yang berhubungan langsung dengan pekerjaan. Anda perlu memberikan sedikit gambaran kegiatan yang dilakukan di masyarakat. Ini akan menunjukkan bahwa Anda bisa membagi waktu dan memiliki wawasan yang lebih luas, tidak hanya sebatas pekerjaan. Ceritakan secara singkat apa yang dilakukan, peran Anda di organisasi tersebut dan pencapaian yang didapat.
Contoh Curriculum Vitae
DATA PRIBADI
Nama Lengkap : Sendi Riana Antoni, S.E.
Tempat /tanggal lahir : Bandung, 23 Nopember 1973.
Jenis Kelamin : Laki-laki.
Status Perkawinan : Menikah.
Agama : Islam.
Pendidikan Terakhir : Sarjana Ekonomi-Akuntansi
PENDIDIKAN FORMAL
· SD Negeri Margahayu Raya di Bandung, berijazah tahun 1986.
· SMP Negeri 9 di Pontianak, berijazah tahun 1989.
· SMA Negeri 8 di Pontianak, berijazah tahun 1992.
· Universitas Gunadarma di Depok, berijazah tahun 1998.
PENDIDIKAN NON FORMAL
· Microsoft Office (Windows, Word, Excel)
· Dac Easy Accounting.
· English for Basic Conversation.
· Internet (Homepage Design, E-Mail).
· Delphi Program.
· Video and Photo Editing.
PENGALAMAN KERJA / LAIN – LAIN
· Pernah bekerja sebagai Administrasi / Akuntansi. (Communication Company)
· Pernah bekerja sebagai Sales and Collector. (Rubber Company)
· Membuat Laporan Keuangan Komputerisasi dan Manual. (Dac Easy Accounting)
· Membuat program penghitung biaya rental. computer (Delphi Programming)
· Setting dan percetakan. (Corel Draw, Microsoft Office)
· Video Shooting, Video Clip, Phot

Selasa, 26 November 2013

Saya, musik, dan gitar bass



Nama saya Vidyka Novianda, berumur 20 tahun, berasal dari kota Bogor yang mempunyai hobi bermain gitar khususnya gitar bass (Umum dan Khusus) dan sangat berdedikasi tinggi terhadap musik. Saya adalah seorang mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Universitas Gunadarma Depok dengan jurusan sistem informasi. Alasan saya menulis artikel ini karena untuk memnuhi tugas Bahasa Indonesia.
Berawal dari belajar gitar bass yang hanya mengandalkan kepemilikan orang lain lalu terus bermimpi untuk bisa memainkannya (Konkret dan Abstrak), pertama belajar gitar saya masih sangsi untuk memetik snarnya (Homofon, Homonim, Homograf) dan setelah bisa saya mempunyai peluang untuk ikut serta dalam sebuah band di sekolah SMA hingga saya diangkat menjadi ketua ektrakulikuler kesenian.  
Prestasi saya dalam bermusik saya pernah menjuarai festival band antar sekolah dan mendapat piagam penghargaan dalam sebuah parade musik, meskipun begitu saya tidak besar kepala karena sombong itu hanya akan membawa pada kehancuran (Konotasi dan Denotasi). hingga kini saya bisa memberikan  ilmu yang saya pelajari kepada orang-orang yang lebih muda daripada saya.
            Musik adalah suatu nada atau suara yang disusun untuk menghasilkan komposisi suara yg mengandung irama, lagu sehingga mudah ditangkap oleh indra pendengar. Cepat atau lambat musik akan terus berkembang seiring perkembangan zaman (Antonim).
Menurut saya musik merupakan karya seni yang tidak ternilai harga nya. Hampir semua manusia membutuhkan musik karena musik merupakan suatu kebutuhan pokok bagi setiap manusia sebab musik dapat menjadikan kita merasa senang, gembira, dan bahagia (Sinonim).
Perkembangan musik dunia terbagi dalam enam zaman :

1.Zaman Abad Pertengahan
 Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaan Romawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M). perkembangan Musik pada Zaman ini disebabkan oleh terjadinya perubahan keadaan dunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Perubahan dalam sejarah musik adalah bahwa musik tedak lagi dititikberatkan pada kepentingan keagamaan tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi, sebagai sarana hiburan.

2. Zaman Renaisance
Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya Kelahiran Kembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi. Musik dipelajari dengan cirri-ciri khusus, contoh nyanyian percintaan, nyanyian keperwiraan. Sebaliknya musik Gereja mengalami kemunduran. Pada zaman ini alat musik Piano dan Organ sudah dikenal, sehingga munculah musik Instrumental. Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalah sandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya.

3. Zaman Barok dan Rokoko
Kemajuan musik pada zaman pertengahan ditandai dengan munculnya aliran-aliran musik baru, diantaranya adalah aliran Barok dan Rokoko. Kedua aliran ini hamper sama sifatnya, yaitu adanya pemakaian Ornamentik (Hiasan Musik). Perbedaannya adalah bahwa musik Barok memakai Ornamentik yang deserahkan pada Improvisasi spontan oleh pemain, sedangkan pada musik Rokoko semua hiasan Ornamentik dicatat.

4. Zaman Klasik
Sejarah musik klasik dimulai pada tahun 1750, setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko munculah musik yang bertemakan klasik.

5. Zaman Romantik
Musik romantic sangat mementingkan perasaan yang subyaktif. Musik bukan saja dipergunakan untuk mencapai keindahan nada-nada, akan tetapi digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Oleh karena itu, dinamika dan tempo banyak dipakai.

Gitar bass elektrik adalah sejenis gitar yang mempunyai nada lebih rendah dari gitar. Penampilannya mirip dengan gitar listrik tapi ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang dan lebih berat dari gitar listrik karena harus mempunyai kayu yang lebih tebal untuk menghantarkan gelombang suara yang lebih berat.
            Perbedaan gitar bass yang membedakan antara gitar dan bass adalah jumlah senar bass yang pada umumnya hanya memiliki 4 senar, neck (leher gitar) yang lebih panjang, suara yang lebih berat,senar yang lebih tebal. Ada banyak jenis bass yag dipakai sampai saat ini diantaranya : contra bass dan cello bass jenis ini biasa digunakan untuk pertunjukan opera, bass listrik jenis ini biasa digunakan untuk semua jenis pertunjukan terutama band dan yang terakhir bass fretless jenis ini hamper sama dengan bass listrik tapi tidak ada fret (kolom/pembatas pada papan tekan) pada bass tersebut.
            Gitar bass merupakan instrumen bernada rendah yang dimainkan dengan jari terutama jempol atau dengan menggunakan pick. Gitar bass mirip dalam penampilan untuk gitar listrik, tapi dengan leher yang lebih panjang dan panjang skala, dan string empat, lima, atau enam. String bass empat yang paling umum biasanya disetel  (E, A, D, dan G) sama dengan double bass, yang sesuai dengan pitch satu oktaf lebih rendah dari empat senar gitar yang lebih rendah. Gitar bass adalah instrument transpos seperti gitar listrik, gitar bass dipasang ke amplifier dan speaker untuk pertunjukan secara langsung.
            Sejarah gitar bass berasal dari double bass/upright bass yang merupakan bass tanpa fret. Sejak muncul gitar, maka dibentuklah bass yang menyerupai bentuk gitar dengan fret yang sama oleh musisi dan inventor Paul Tutmarc di Washington. Paul tutmarc menemukan gitar bass pada tahun 1930-1940. Alasan Paul Tutmarc menciptakan gitar bass adalah karena double bass adalah alat musik yang bertubuh besar dan berat. Dia menciptakan gitar bass karena bentuknya lebih kecil dan mudah untuk dibawa-bawa bagi musisi yang sering berpergian.
Bass tersampaikan pada masyarakat luas oleh anak dari Paul Tutmarc bernama Bud. Dialah yang memasarkan gitar bass sampai akhirnya dikenal masyarakat luas. Gitar bass yang pertama kali tersebar luas bernama bass serenade. Setelah itu muncullah perusahaan musik menciptakan bass dengan model-model unik seperti sekarang ini.

Kamis, 06 Juni 2013

Uang, Bank, dan Penciptaan Uang



Pengertian
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari uang dan bank. Uang adalah suatu barang yang digunakan untuk alat tukar-menukar Sedangkan bank biasanya digunakan untuk menabung uang yang diperoleh, dan juga bank digunakan untuk mencetak uang. Pencetakan uang dilakukan di Bank Indonesia karena menurut undang-undang Bank Sentral No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, Bank Indonesia mempunyai hak tunggal untuk mengeluarkan uang logam dan kertas. Hak tunggal untuk mengeluarkan uang yang dimiliki Bank Indonesia tersebut disebut hak oktroi.

Teori uang dan motif memegang uang
Bank adalah sebuah lembaga keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.

Bank Sentral
sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah negara tersebut.
1.menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan.bank sentral di indonesia adalah Bank Indonesia.
2.institusi yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga yang dalam hal ini dikenal dengan istilah inflasi.
Bank Sentral menjaga agar tingkat inflasi terkendali, dengan mengontrol keseimbangan jumlah uang dan barang. Apabila jumlah uang yang beredar terlalu banyak maka Bank Sentral dengan menggunakan instrumen antara lain namun tidak terbatas pada base money, suku bunga, giro wajib minimum mencoba menyesuaikan jumlah uang beredar sehingga tidak berlebihan dan cukup untuk menggerakkan roda perekonomian.

Bank Umum
bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Fungsi-fungsi bank umum yang diuraikan di bawah ini menujukkan betapa pentingnya keberadaan bank umum dalam perekonomian modern, yaitu :
-Penciptaan uang
Uang yang diciptakan bank umum adalah uang giral, yaitu alat pembayaran lewat mekanisme pemindahbukuan (kliring). Kemampuan bank umum menciptakan uang giral menyebabkan possisi dan fungsinya dalam pelaksanaan kebijakan moneter.
Bank sentral dapat mengurangi atau menambah jumlah uang yang beredar dengan cara mempengaruhi kemampuan bank umum menciptakan uang giral.
-Mendukung Kelancaran Mekanisme Pembayaran
Fungsi lain dari bank umum yang juga sangat penting adalah mendukung kelancaran mekanisme pembayaran. Hal ini dimungkinkan karena salah satu jasa yang ditawarkan bank umum adalah jasa-jasa yang berkaitan dengan mekanisme pembayaran.

Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, “margin requirement”, kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.

Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta neraca pembayaran internasional yang seimbang. Apabila kestabilan dalam kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijakan moneter dapat dipakai untuk memulihkan (tindakan stabilisasi). Pengaruh kebijakan moneter pertama kali akan dirasakan oleh sektor perbankan, yang kemudian ditransfer pada sektor riil. 

Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.

Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu : 
1. Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar
2. Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policy)

Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain : 
1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation) Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.
2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate) Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio) Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.
4. Himbauan Moral (Moral Persuasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.


Referensi :
http://roytravis182.blogspot.com/2012/06/uang-bank-dan-penciptaan-uang.html